KONTAK |  KEGIATAN | REKOMENDASI BUKU |

  • CM
    • Sekapur Sirih
    • Profil Charlotte Mason
    • 20 Butir Filosofi CM
    • Serial Home Education
    • Leksikon Metode CM
    • Bahan Belajar Metode CM
  • CMid
    • Tentang CMid
    • Keanggotaan CMid
  • KOLOM
  • PODCAST
CMIndonesia.com
  • BAHAN BELAJAR
    • PRINTABLES
      • KERTAS BERGARIS
    • REKOMENDASI BUKU #1
  • CYB
    • DESKRIPSI CYB
    • RESELLER & DROPSHIPPER
  • ARTIKEL
    • Opini
    • Resensi
    • Sosok
    • Tanya Jawab
    • Wawancara
    • Praktik CM
    • Refleksi CM
    • Pengasuhan
    • Pengembangan Diri
    • Kata Riset
    • Mancanegara
  • BERITA
  • CM
    • Sekapur Sirih
    • Profil Charlotte Mason
    • 20 Butir Filosofi CM
    • Serial Home Education
    • Leksikon Metode CM
    • Bahan Belajar Metode CM
  • CMid
    • Tentang CMid
    • Keanggotaan CMid
  • KOLOM
  • PODCAST
  • BAHAN BELAJAR
    • PRINTABLES
      • KERTAS BERGARIS
    • REKOMENDASI BUKU #1
  • CYB
    • DESKRIPSI CYB
    • RESELLER & DROPSHIPPER
  • ARTIKEL
    • Opini
    • Resensi
    • Sosok
    • Tanya Jawab
    • Wawancara
    • Praktik CM
    • Refleksi CM
    • Pengasuhan
    • Pengembangan Diri
    • Kata Riset
    • Mancanegara
  • BERITA
December 1, 2016  |  By admin In Berita
Tanya Jawab Homeschooling Bahas Anak “Bodoh”, Pihak Sekolah Antusias
Post Views: 363

Semarang, CM Indonesia – Sesi “Tanya Jawab Homeschooling & Pendidikan Karakter” bersama Charlotte Mason Indonesia mendapat sambutan antusias, Kamis (1/12). Orangtua dari Semarang dan luar Semarang memenuhi bangku peserta, bahkan perwakilan dari sekolah pun ikut datang untuk menyimak dan berdiskusi langsung.

Sesi yang diselenggarakan di panggung Bazaar HUT #6 Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Jawa Tengah ini berlangsung sekitar satu jam di Gedung Gradhika, kompleks Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Beberapa poin yang dikemukakan adalah perlunya membongkar paradigma bahwa pendidikan itu identik dengan persekolahan, pelajaran akademis, harus di ruangan tertentu, oleh guru tertentu. “Belajar itu bisa di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja, tentang apa saja, bahkan mencuci piring, menyapu, memasak, itu juga bentuk belajar,” terang pembicara Ellen Kristi.

Soal pendidikan karakter, Ellen mempertanyakan sistem pendidikan yang utilitarian. “Anak disiapkan hanya untuk jadi tenaga kerja terampil, karakter luhur jadi prioritas urutan kesekian,” katanya. “Ketika orangtua, masyarakat, sekolah dan pemerintah terlalu terobsesi pada ujian, tak heran jika siwa menghalalkan segala cara agar bisa dapat nilai bagus.” Seharusnya, kata Ellen, karakter anak harus dididik lewat pembentukan kebiasaan baik dan suplai ide inspiratif.

Di antara peserta, ada utusan sekolah. “Begitu dapat info acara ini, pimpinan langsung menyuruh saya datang, supaya dapat masukan, biar bisa diterapkan yang bagus-bagus di sekolah kami,” kata Dadang dari Sekolah Nusa Putra, Semarang. Sepanjang acara Dadang duduk di baris terdepan dan aktif mengajukan pertanyaan tentang bagaimana pendidikan karakter bisa dipraktikkan di lingkungan sekolah.

Lain lagi dengan Eko yang ingin tahu info lebih jauh karena sudah punya niat untuk meng-homeschooling-kan anaknya. Dari pengalaman pribadinya, ayah dua anak ini sadar pendidikan tidak sebatas di sekolah saja. “Saya dulu anak bodoh di sekolah, sampai guru bilang kalau saya bisa lulus, semua murid harusnya lulus, tapi kenyataannya saya bisa hidup dari berwirausaha,” kenang Eko. Dia dan istrinya berkonsultasi soal perlukah homeschooling jika anaknya berprestasi di bidang olahraga, tapi sering kecapekan mengerjakan tugas sekolah.

“Mau sekolah atau mau homeschooling, semua punya konsekuensi, pilih yang mana pun boleh asal siap menjalaninya,” demikian sharing dari Putri, salah seorang anggota Keluarga Besar Homeschooler Semarang. Acara ditutup Ellen Kristi dengan mengajukan kuis berhadiah tiga judul buku. Salah satu buku yang dibagikan adalah edisi revisi manual pendidikan karakter Charlotte Mason, “Cinta yang Berpikir”. (EK)

Facebook Comments

Article by admin

Admin CMid dapat dihubungi di 081-22-88-33-904.

Previous StoryBupati Purwakarta Usul Budi Pekerti Jadi Standar Kelulusan Siswa
Next StoryBanyak Duduk Diam, Anak Sulit Belajar Baca

Related Articles

  • capture-20221209-195803
    DIBUKA: Kelas Cinta yang Berpikir Angkatan #9
    View Details
  • Yuk, kenalan dengan Charlotte Mason!
    DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #12
    View Details

no replies

Leave your comment Cancel Reply

(will not be shared)

Charlotte Mason Indonesia

Media informasi pendidikan karakter. Menyajikan beragam berita, gagasan filosofis sampai tips dan trik bagi orang tua dan guru agar berhasil mendidik anak menjadi pribadi yang “berpikir tinggi, hidup membumi.”

Cinta yang Berpikir. Penulis: Ellen Kristi

Terbaru

  • DIBUKA: Kelas Cinta yang Berpikir Angkatan #9 October 8, 2024
  • DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #12 October 4, 2024
  • DIBUKA: Kelas Cinta yang Berpikir Angkatan #8 September 13, 2024
  • DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #11 September 1, 2024
  • DIBUKA: Kelas Cinta yang Berpikir Angkatan #7 August 26, 2024
  • DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #10 August 2, 2024
  • DIBUKA: Kelas Cinta yang Berpikir Angkatan #6 July 18, 2024
  • DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #9 July 2, 2024
  • Surat Terbuka CMid tentang Kebijakan “Sastra Masuk Kurikulum” June 3, 2024
  • DIBUKA: Kelas Cinta yang Berpikir Angkatan #5 June 16, 2023

Arsip

Charlotte Mason Indonesia

Alamat
Jl. Jeruk VII/24
Semarang 50249

Jam Kegiatan:
Senin—Jumat: 9:00AM–5:00PM

POPULER

  • Pengantar Rekomendasi “Living Books” Tim Kurikulum CMid 34 views | 0 comments | by admin | posted on November 10, 2021
  • Mengapa Orangtua dan Guru Belum Berhasil Mendewasakan Karakter Anak? 34 views | 0 comments | by Ellen K | posted on January 15, 2021
  • Rekomendasi Buku Lokal dan Terjemahan Selain AO 24 views | 0 comments | by admin | posted on November 8, 2021
  • Menyembuhkan Anak dari Kebiasaan Berlambat-lambat, Melamun dan Menunda-nunda 17 views | 0 comments | by Ellen K | posted on April 17, 2020
  • Prinsip Pendidikan ala Charlotte Mason 17 views | 0 comments | by Supardi Kafha | posted on October 12, 2020

KOMENTAR TERKINI

  • Ellen K on DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #11
  • sari kartika on DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #11
  • Ellen K on Mengapa Siswa Belajar Demi Nilai Bagus, Bukan Mencari Ilmu?
  • Arizul Suwar on Mengapa Siswa Belajar Demi Nilai Bagus, Bukan Mencari Ilmu?
  • Ellen K on DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #5
  • Wijayanti on DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #5

Visitors

Today: 411

Yesterday: 931

This Week: 29213

This Month: 113375

Total: 1149779

Currently Online: 154

Copyright ©2011-2021 Charlotte Mason Indonesia. All Rights Reserved. || Web Development: Whoups Creative Co.