KONTAK |  KEGIATAN | REKOMENDASI BUKU |

  • CM
    • Sekapur Sirih
    • Profil Charlotte Mason
    • 20 Butir Filosofi CM
    • Serial Home Education
    • Leksikon Metode CM
    • Bahan Belajar Metode CM
  • CMid
    • Tentang CMid
    • Keanggotaan CMid
  • KOLOM
  • PODCAST
CMIndonesia.com
  • BAHAN BELAJAR
    • PRINTABLES
      • KERTAS BERGARIS
    • REKOMENDASI BUKU #1
  • CYB
    • DESKRIPSI CYB
    • RESELLER & DROPSHIPPER
  • ARTIKEL
    • Opini
    • Resensi
    • Sosok
    • Tanya Jawab
    • Wawancara
    • Praktik CM
    • Refleksi CM
    • Pengasuhan
    • Pengembangan Diri
    • Kata Riset
    • Mancanegara
  • BERITA
  • CM
    • Sekapur Sirih
    • Profil Charlotte Mason
    • 20 Butir Filosofi CM
    • Serial Home Education
    • Leksikon Metode CM
    • Bahan Belajar Metode CM
  • CMid
    • Tentang CMid
    • Keanggotaan CMid
  • KOLOM
  • PODCAST
  • BAHAN BELAJAR
    • PRINTABLES
      • KERTAS BERGARIS
    • REKOMENDASI BUKU #1
  • CYB
    • DESKRIPSI CYB
    • RESELLER & DROPSHIPPER
  • ARTIKEL
    • Opini
    • Resensi
    • Sosok
    • Tanya Jawab
    • Wawancara
    • Praktik CM
    • Refleksi CM
    • Pengasuhan
    • Pengembangan Diri
    • Kata Riset
    • Mancanegara
  • BERITA
December 21, 2016  |  By admin In Berita
Dilanjutkannya UN Bisa Hambat Karakter Integritas, Kata Pendidik
Post Views: 477
Itje Chodidjah

Jakarta, CM Indonesia – Kebijakan Presiden untuk tetap melanjutkan Ujian Nasional (UN) dikhawatirkan berdampak buruk pada pendidikan karakter anak-anak Indonesia. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Dewan Pendidikan DKI Jakarta Itje Chodidjah, Rabu (21/12).

“Karakter integritas adalah salah satu karakter utama yang digagas oleh Kemendikbud, itu nyaris tidak akan bisa dicapai jika UN diselenggarakan seperti yang sudah-sudah,” kata Itje. Menurutnya, posisi UN yang dianggap masyarakat sebagai penentu utama nasib anak itu melahirkan praktik kecurangan.

Pelatih guru berskala internasional ini beranggapan, sebetulnya jika UN dipakai murni sebagai alat pemetaan, kecurangan tidak akan terjadi. “Masyarakat akan sadar bahwa UN tidak menentukan kehidupan anak-anak dan tidak ada perlunya melakukan kecurangan dalam bentuk apa pun, jadi UN tidak akan menghambat penguatan pendidikan karakter,” jelas Itje.

“Jadi, walau (dibilang) tidak menjadi penentu utama, tapi kalau UN masih mempengaruhi kehidupan anak, kecurangan akan tetap merajalela,” ujar anggota Dewan Pembina Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) ini. “Kalaupun pemerintah mau tetap menyelenggarakan UN tahun 2017, maka UN harus murni untuk pemetaan,” harapnya.

Presiden Ikut Melanggar Hukum

Sementara itu, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mengecam keras keputusan Presiden untuk terus melanjutkan UN. “Presiden ambil bagian dalam tindakan pelanggaran hukum karena amanat putusan Mahkamah Agung jelas menyatakan bahwa UN harus ditunda sampai tercapanya pemerataan pendidikan di Indonesia,” kata pengacara publik LBH Jakarta Alldo Fellix Januardy.

Tahun 2006 lalu, tokoh-tokoh masyarakat antara lain Adnan Buyung Nasution dan Sophia Latjuba mengajukan gugatan warga negara (citizen lawsuit) untuk menolak UN ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Para penggugat dimenangkan tahun 2007, yang dikuatkan lagi oleh Pengadilan Tinggi Jakarta di tahun yang sama. Upaya kasasi pemerintah kembali ditolak oleh Mahkamah Agung tahun 2009 melalui putusan nomor 2596K/PDT/2008. (EK)

Facebook Comments

Article by admin

Admin CMid dapat dihubungi di 081-22-88-33-904.

Previous StoryMasih Banyak Orangtua Indonesia Didik Anak dengan Kekerasan
Next StorySangat Menular, Perilaku Kekerasan di Kalangan Remaja

Related Articles

  • capture-20221209-195803
    DIBUKA: Kelas Cinta yang Berpikir Angkatan #9
    View Details
  • Yuk, kenalan dengan Charlotte Mason!
    DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #12
    View Details

no replies

Leave your comment Cancel Reply

(will not be shared)

Charlotte Mason Indonesia

Media informasi pendidikan karakter. Menyajikan beragam berita, gagasan filosofis sampai tips dan trik bagi orang tua dan guru agar berhasil mendidik anak menjadi pribadi yang “berpikir tinggi, hidup membumi.”

Cinta yang Berpikir. Penulis: Ellen Kristi

Terbaru

  • DIBUKA: Kelas Cinta yang Berpikir Angkatan #9 October 8, 2024
  • DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #12 October 4, 2024
  • DIBUKA: Kelas Cinta yang Berpikir Angkatan #8 September 13, 2024
  • DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #11 September 1, 2024
  • DIBUKA: Kelas Cinta yang Berpikir Angkatan #7 August 26, 2024
  • DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #10 August 2, 2024
  • DIBUKA: Kelas Cinta yang Berpikir Angkatan #6 July 18, 2024
  • DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #9 July 2, 2024
  • Surat Terbuka CMid tentang Kebijakan “Sastra Masuk Kurikulum” June 3, 2024
  • DIBUKA: Kelas Cinta yang Berpikir Angkatan #5 June 16, 2023

Arsip

Charlotte Mason Indonesia

Alamat
Jl. Jeruk VII/24
Semarang 50249

Jam Kegiatan:
Senin—Jumat: 9:00AM–5:00PM

POPULER

  • Pengantar Rekomendasi “Living Books” Tim Kurikulum CMid 31 views | 0 comments | by admin | posted on November 10, 2021
  • Rekomendasi Buku Terjemahan AO 29 views | 0 comments | by admin | posted on November 9, 2021
  • Menyembuhkan Anak dari Kebiasaan Berlambat-lambat, Melamun dan Menunda-nunda 19 views | 0 comments | by Ellen K | posted on April 17, 2020
  • Rekomendasi Buku Lokal dan Terjemahan Selain AO 17 views | 0 comments | by admin | posted on November 8, 2021
  • Mengapa Orangtua Sama, tapi Watak Anak Berbeda-beda? 10 views | 0 comments | by Ellen K | posted on May 31, 2021

KOMENTAR TERKINI

  • Ellen K on DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #11
  • sari kartika on DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #11
  • Ellen K on Mengapa Siswa Belajar Demi Nilai Bagus, Bukan Mencari Ilmu?
  • Arizul Suwar on Mengapa Siswa Belajar Demi Nilai Bagus, Bukan Mencari Ilmu?
  • Ellen K on DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #5
  • Wijayanti on DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #5

Visitors

Today: 597

Yesterday: 650

This Week: 28047

This Month: 121101

Total: 1157505

Currently Online: 169

Copyright ©2011-2021 Charlotte Mason Indonesia. All Rights Reserved. || Web Development: Whoups Creative Co.