KONTAK |  KEGIATAN | REKOMENDASI BUKU |

  • CM
    • Sekapur Sirih
    • Profil Charlotte Mason
    • 20 Butir Filosofi CM
    • Serial Home Education
    • Leksikon Metode CM
    • Bahan Belajar Metode CM
  • CMid
    • Tentang CMid
    • Keanggotaan CMid
  • KOLOM
  • PODCAST
CMIndonesia.com
  • BAHAN BELAJAR
    • PRINTABLES
      • KERTAS BERGARIS
    • REKOMENDASI BUKU #1
  • CYB
    • DESKRIPSI CYB
    • RESELLER & DROPSHIPPER
  • ARTIKEL
    • Opini
    • Resensi
    • Sosok
    • Tanya Jawab
    • Wawancara
    • Praktik CM
    • Refleksi CM
    • Pengasuhan
    • Pengembangan Diri
    • Kata Riset
    • Mancanegara
  • BERITA
  • CM
    • Sekapur Sirih
    • Profil Charlotte Mason
    • 20 Butir Filosofi CM
    • Serial Home Education
    • Leksikon Metode CM
    • Bahan Belajar Metode CM
  • CMid
    • Tentang CMid
    • Keanggotaan CMid
  • KOLOM
  • PODCAST
  • BAHAN BELAJAR
    • PRINTABLES
      • KERTAS BERGARIS
    • REKOMENDASI BUKU #1
  • CYB
    • DESKRIPSI CYB
    • RESELLER & DROPSHIPPER
  • ARTIKEL
    • Opini
    • Resensi
    • Sosok
    • Tanya Jawab
    • Wawancara
    • Praktik CM
    • Refleksi CM
    • Pengasuhan
    • Pengembangan Diri
    • Kata Riset
    • Mancanegara
  • BERITA
December 8, 2016  |  By admin In Berita
Rilis PISA 2015: Kemampuan Baca Siswa Indonesia Stagnan
Post Views: 446

Jakarta, CM Indonesia – Rilis nilai Programme for International Students Assessment (PISA) tahun 2015 menunjukkan kemampuan baca siswa Indonesia masih stagnan, meskipun skor Indonesia disebut membaik, terutama di kompetensi matematika dan  sains.

Dibanding skor ketika pertama kali mengikuti PISA di tahun 2000, ada kemajuan yang dialami. “Indonesia termasuk nomor empat terbaik dalam peningkatan,” ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Totok Suprayitno dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (6/12), “Kabar ini tentu saja sangat menggembirakan bagi kita.”

Hasil survei 2015 menunjukkan kenaikan skor Indonesia sebesar 22,1 poin. “Untuk matematika dan sains mengalami peningkatan, sementara dalam hal membaca masih kurang,” terang Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Nizam. Menurutnya, lemahnya kemampuan membaca erat kaitannya dengan keberadaan gawai, karena anak-anak lebih senang bermain gawai dibanding membaca.

Pernyataan Nizam tersebut disanggah oleh Satria Dharma, penggagas Gerakan Literasi Sekolah. Ketika dihubungi oleh CMid Rabu pagi (8/12), Satria menganggap Kemdikbud terlalu naif jika mengambinghitamkan gawai sebagai penyebab rendahnya kemampuan membaca siswa Indonesia. “Rendahnya kompetensi membaca siswa kita jelas karena mereka memang tidak dilatih untuk membaca. Selama 71 tahun, Pemerintah belum benar-benar serius menanamkan minat baca. Membaca adalah sebuah keterampilan, jadi harus dilatihkan terstruktur dan terus menerus.”

PISA merupakan evaluasi tiga tahunan yang digarap oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) untuk mengevaluasi sistem pendidikan dari puluhan negara di seluruh dunia. Tim peneliti memilih sampel siswa berusia 15 tahun secara acak untuk mengikuti tes tiga kompetensi yakni membaca, matematika dan sains. Pada PISA 2012, Indonesia menduduki peringkat ke-64 dari 65 negara, sedangkan di PISA 2015 ke-64 dari 72 negara. Peringkat pertama diduduki negara tetangga, Singapura. (EK/berbagai sumber)

Facebook Comments

Article by admin

Admin CMid dapat dihubungi di 081-22-88-33-904.

Previous StoryBanyak Duduk Diam, Anak Sulit Belajar Baca
Next StoryWapres: Pemerintah Tolak Usulan Moratorium UN

Related Articles

  • capture-20221209-195803
    DIBUKA: Kelas Cinta yang Berpikir Angkatan #9
    View Details
  • Yuk, kenalan dengan Charlotte Mason!
    DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #12
    View Details

no replies

Leave your comment Cancel Reply

(will not be shared)

Charlotte Mason Indonesia

Media informasi pendidikan karakter. Menyajikan beragam berita, gagasan filosofis sampai tips dan trik bagi orang tua dan guru agar berhasil mendidik anak menjadi pribadi yang “berpikir tinggi, hidup membumi.”

Cinta yang Berpikir. Penulis: Ellen Kristi

Terbaru

  • Рейтинг Казино Пинко: отзывы о самых популярных играх June 22, 2026
  • 1win Mobile App: Ставки на ходу June 22, 2026
  • hello world June 22, 2026
  • DIBUKA: Kelas Cinta yang Berpikir Angkatan #9 October 8, 2024
  • DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #12 October 4, 2024
  • DIBUKA: Kelas Cinta yang Berpikir Angkatan #8 September 13, 2024
  • DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #11 September 1, 2024
  • DIBUKA: Kelas Cinta yang Berpikir Angkatan #7 August 26, 2024
  • DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #10 August 2, 2024
  • DIBUKA: Kelas Cinta yang Berpikir Angkatan #6 July 18, 2024

Arsip

Charlotte Mason Indonesia

Alamat
Jl. Jeruk VII/24
Semarang 50249

Jam Kegiatan:
Senin—Jumat: 9:00AM–5:00PM

KOMENTAR TERKINI

  • Ellen K on DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #11
  • sari kartika on DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #11
  • Ellen K on Mengapa Siswa Belajar Demi Nilai Bagus, Bukan Mencari Ilmu?
  • Arizul Suwar on Mengapa Siswa Belajar Demi Nilai Bagus, Bukan Mencari Ilmu?
  • Ellen K on DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #5
  • Wijayanti on DIBUKA: Sosialisasi CM dan CMid Angkatan #5

Visitors

Today: 519

Yesterday: 781

This Week: 21188

This Month: 102067

Total: 1172102

Currently Online: 101

Copyright ©2011-2021 Charlotte Mason Indonesia. All Rights Reserved. || Web Development: Whoups Creative Co.